DIBANGUN DI ATAS DASAR YANG KUAT
Pemahaman Dasar Iman Kristen tentang Gereja (Bagian 1)
Matius 16:18
“Yesus berkata: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku
akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”
Ayat ini menjadi fondasi penting dalam memahami hakikat gereja. Gereja
bukanlah sekadar bangunan fisik atau organisasi manusia, melainkan karya
Kristus sendiri. Ia berkata, “Aku akan mendirikan jemaat-Ku.” Artinya, gereja
berasal dari kehendak, kuasa, dan otoritas Kristus.
1. Kristus sebagai Dasar
Frasa “di atas batu karang ini” menegaskan bahwa Kristus adalah dasar
gereja. Rasul Paulus memperjelas kebenaran ini dalam 1 Korintus 3:11: “Karena
tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang
telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.”
Dasar menentukan kekuatan bangunan. Jika dasar rapuh, bangunan akan
runtuh. Demikian pula iman Kristen. Gereja (τὴν ἐκκλησίαν) dibangun bukan di
atas filsafat manusia, tradisi semata, atau tokoh tertentu, tetapi di atas
pribadi dan karya Kristus. -
arena
itu, setiap orang percaya dipanggil untuk membangun iman di atas prinsip
Kristus—hidup dalam kasih, kebenaran, dan pengharapan, seperti ditegaskan dalam
Yudas 1:20-21, yaitu membangun diri di atas iman yang paling suci dan tinggal
dalam kasih Allah.
2. Maut Telah Dikalahkan
Yesus melanjutkan, “dan alam maut (καὶ πύλαι ᾍδου) tidak akan
menguasainya.” Pernyataan ini adalah deklarasi kemenangan. Pintu-pintu maut
melambangkan kuasa kegelapan, ketakutan, dan penghukuman. Namun Kristus
menegaskan bahwa semua itu tidak akan mampu mengalahkan gereja-Nya.
Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus telah menaklukkan maut.
Ketakutan terbesar manusia—penghukuman dan kematian—telah dipatahkan. Karena
itu, orang percaya tidak lagi hidup dalam ketakutan. Mazmur 27:1 berkata, “TUHAN
adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?”
Kesimpulan
Gereja yang sejati adalah gereja yang dibangun di atas Kristus sebagai dasar yang kuat. Ketika dasar itu kokoh, badai apa pun tidak akan meruntuhkannya. Bahkan maut sekalipun tidak berkuasa atasnya.Karena itu, mari kita memastikan bahwa iman dan pelayanan kita benar-benar berakar pada Kristus. Sebab bangunan yang berdiri di atas dasar yang kuat akan tetap teguh sampai selama-lamanya. Disarikan dari Khotbah Pendalaman Alkitab - Pdt Arjuna LB
.png)
0 Comments