Respon yang tepat Terhadap Panggilan Tuhan
Pdt. Arjuna L, M.Th
Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa Tuhan memanggil banyak orang,
namun tidak semua orang memberi respon yang benar terhadap panggilan itu. Dalam
Lukas 9:59–62, Yesus memanggil beberapa orang untuk mengikut Dia, tetapi
masing-masing mencari alasan untuk menolak panggilan Tuhan. Hal ini menegaskan
bahwa panggilan Tuhan sering kali berhadapan dengan kenyamanan, kepentingan
pribadi, dan masa lalu manusia.
Namun, firman Tuhan juga menegaskan bahwa Allah setia memanggil
umat-Nya (1 Korintus 1:9). Pertanyaannya bukan apakah Tuhan memanggil,
melainkan bagaimana kita merespon panggilan tersebut. Rasul Paulus
memberi teladan yang jelas dalam Filipi 3:13–14. Perjumpaan sejati dengan
Kristus selalu menghasilkan respon yang tepat, yaitu hidup yang terus bergerak
maju dalam iman. Paulus menggambarkan respon itu dalam tiga sikap rohani yang
penting.
Pertama, melupakan apa yang ada di belakang. Dalam
Filipi 3:4–6, Paulus menyebutkan seluruh kebanggaan masa lalunya—latar belakang
rohani, prestasi religius, dan identitas keagamaannya. Semua itu bukan lagi
sandaran hidupnya. Melupakan masa lalu di sini bukan berarti kehilangan
ingatan, tetapi melepaskan pengandalan pada diri sendiri dan kebanggaan lama
yang dapat menghalangi pertumbuhan rohani.
Kedua, mengarahkan diri untuk maju. Dalam Filipi 3:8,
Paulus menyatakan bahwa segala sesuatu dianggapnya rugi dibandingkan pengenalan
akan Kristus. Hidup orang percaya bukan sekadar meninggalkan masa lalu, tetapi memiliki
arah dan tujuan yang jelas, yaitu mengenal Kristus lebih dalam dan
memperoleh Dia sepenuhnya.
Ketiga, berlari-lari kepada tujuan. Filipi 3:16
menekankan pentingnya melanjutkan perjalanan iman sesuai dengan tingkat
pengertian yang telah dicapai. Iman Kristen bukan kehidupan yang stagnan,
melainkan perjalanan yang menuntut konsistensi, momentum, dan pertumbuhan
yang nyata. Selalu ada panggilan untuk bertumbuh, dewasa, dan berbuah.
Dengan demikian, menghidupi panggilan Tuhan berarti merespon dengan
ketaatan yang aktif: melepaskan masa lalu, mengarahkan hidup kepada
Kristus, dan terus maju dengan setia. Inilah panggilan bagi setiap orang
percaya untuk bertumbuh, menjadi dewasa rohani, dan menghasilkan buah bagi
kemuliaan Tuhan.
“Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada
apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan.” (Filipi 3:13–14)
Ringkasan Khotbah Minggu, 11 Jan 2026 (Sesi 1 dan 2)
.png)
0 Comments