Mengapa Kita Perlu Teologi?
Teologi sering kali dianggap sebagai bidang yang hanya penting bagi pendeta atau akademisi. Namun sesungguhnya, setiap orang Kristen membutuhkan teologi, karena teologi berkaitan langsung dengan bagaimana kita mengenal Allah, memahami firman-Nya, dan menghidupi iman Kristen secara benar. Tanpa teologi yang sehat, iman mudah menjadi dangkal dan tidak bertumbuh.
1. Teologi Menopang Pertumbuhan Rohani
Alkitab menegaskan bahwa seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan berguna untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, serta mendidik orang dalam kebenaran (2 Tim. 3:16–17). Ini menunjukkan bahwa doktrin yang benar bukanlah teori kosong, melainkan sarana Allah untuk membentuk karakter dan kedewasaan rohani umat-Nya. Pertumbuhan iman tidak mungkin terlepas dari pengajaran firman yang benar dan sistematis.
2. Teologi Mempersiapkan Kita Memberi Pertanggungjawaban Iman
Rasul Petrus menasihatkan orang percaya agar selalu siap memberikan pertanggungan jawab tentang pengharapan yang ada di dalam mereka (1 Ptr. 3:15). Ini berarti iman Kristen bukan iman yang buta, melainkan iman yang dapat dijelaskan, dipertanggungjawabkan, dan disampaikan dengan lemah lembut serta hormat. Teologi menolong orang percaya memahami apa yang diyakini dan mengapa ia mempercayainya.
3. Teologi Menjaga Kita dari Pengajaran yang Menyesatkan
Tanpa dasar iman yang kuat, seorang Kristen mudah diombang-ambingkan oleh berbagai ajaran yang keliru dan menyesatkan. Rasul Paulus mengingatkan bahwa kedewasaan rohani akan melindungi kita dari “rupa-rupa angin pengajaran” (Ef. 4:14). Teologi yang sehat menjadi fondasi yang menolong orang percaya tetap teguh dalam kebenaran di tengah banyaknya suara dan pengaruh zaman.
4. Teologi Memampukan Kita Menjadi Saksi Kristus yang Setia
Yesus dan para rasul-Nya adalah pengajar kebenaran. Injil mencatat bahwa Yesus mengajar banyak hal kepada orang banyak (Mrk. 4:2), dan gereja mula-mula bertekun dalam pengajaran rasul-rasul (Kis. 2:42). Rasul Paulus sendiri menegaskan pentingnya pengajaran yang benar dan memerintahkan gereja untuk terus memberitakannya (2 Tim. 4:2; Tit. 1:9). Oleh karena itu, orang Kristen perlu mengenal ajaran Kristen agar dapat menjadi saksi Kristus yang benar, setia, dan bertanggung jawab.
Penutup
Teologi bukan sekadar pengetahuan akademis, melainkan kebutuhan rohani bagi setiap orang percaya. Melalui teologi, iman dibangun, pengharapan diteguhkan, dan kesaksian hidup diarahkan sesuai dengan kebenaran firman Allah. Mempelajari teologi berarti belajar mengenal Allah dengan benar dan hidup seturut dengan kehendak-Nya.
Dari Khotbah Pendalaman Alkitab "Seri Dasar-Dasar Iman Kristen" di GPT Kristus Penolong, Surabaya.
.png)
0 Comments