Menghidupi Panggilan Tuhan
Pdt. Arjuna LB, M.Th
Tuhan menasihatkan jemaat Efesus untuk “hidup sebagai orang-orang yang telah dipanggil” (Ef. 4:1). Ungkapan ini menegaskan bahwa kehidupan orang percaya tidak dapat dipisahkan dari identitas dan karya Allah yang lebih dahulu memanggilnya. Panggilan Tuhan bukan sekadar undangan moral, melainkan tindakan anugerah Allah yang menyeluruh dalam Kristus.
Dalam surat Efesus, panggilan Allah mencakup seluruh karya keselamatan: pemilihan sebelum dunia dijadikan (Ef. 1:4), penebusan oleh darah Kristus (Ef. 1:7), pemeteraian oleh Roh Kudus sebagai jaminan keselamatan (Ef. 1:13), dihidupkan kembali dari kematian rohani (Ef. 2:1–6), serta penyatuan kita dalam satu tubuh di dalam Kristus (Ef. 2:14–16). Semua ini menunjukkan bahwa panggilan Allah membentuk identitas baru orang percaya sebagai umat yang ditebus dan dipersatukan di dalam Kristus.
Karena itu, dienegaskan firman Tuhan “supaya hidupmu berpadanan dengan panggilan itu” (Ef. 4:1). Berbagai terjemahan menolong kita memahami maknanya: hidup sesuai dengan kedudukan kita di hadapan Allah (BMIK), berkelakuan sebagaimana patutnya (FAYH), dan menjalani hidup secara layak (ILT). Artinya, kehidupan sehari-hari harus selaras dengan status rohani yang telah Allah anugerahkan. Prinsip ini sejalan dengan Kolose 1:9–10, agar orang percaya hidup berkenan kepada Allah dan berbuah dalam setiap perbuatan baik. Hidup yang berpadanan dengan panggilan Tuhan tampak secara nyata dalam karakter dan relasi.
Beberapa contoh sikap yang berpadanan dengan panggilan Kristus dalam yang harus ditampilkan dalam hidup kita, antara lain: rendah hati, lemah lembut, sabar, saling membantu dalam kasih, serta berusaha memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera (Ef. 4:2–3). Dengan demikian, menghidupi panggilan Tuhan berarti mengekspresikan identitas baru kita di dalam Kristus melalui kehidupan yang berkenan kepada Allah dan membangun sesama. Panggilan ilahi tidak hanya mengubah status kita, tetapi juga menuntun cara kita hidup, bersikap, dan berelasi, sehingga kemuliaan Allah nyata melalui kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian
.png)
0 Comments